Skip to main content

Jangan Makan Belebihan Saat Lebaran

Nabi kita Muhammad Sallallahu alaihi Wasallam pernah mengingatkan kita bahwa ketika makan jangan berlebih "makan apabila lapar dan berhenti sebelum kenyang". Saat lebaran biasanya berbagai makanan yang tersaji.  

Mulai dari makanan berat seperti olahan daging,  kue-kue, buras, dan lainnya. Semua makanan tersebut apabila dikonsumsi melebihi dosis akan  menyebabkan  gangguan kesehatan. 

Opor ayam campur kentang dan wortel

Kue-kue misalnya terbuat dari gula,  terigu,  gandum dan terkadang mengandung penyedap. Ini semua kalau dikonsumsi berlebih bisa mengakibatkan penyakit seperti diabetes,  kolestrol dan darah tinggi.  

Makanan yang berasal dari daging juga rawan,  seperti daging ayam potong,  daging sapi dan daging lainnya. Daging-daging itu apabila dimakan berlebih maka akan lebih parah.  Tentu saja penyakit seperti kolestrol,  darang tinggi, jantung akan terpicuh.  

Hampir setiap rumah apabila lebaran pasti tersedia menu seperti yang kita sebutkan diatas.  Oleh karena itu apabila masuk kerumah keluarga usahakan makan secukupnya  saja.  Karena mungkin rumah yang dikunjungi pada hari H lebih dari 5. Dan coba dibayangkan kalau setiap masuk rumah mengkonsumsi daging dan kue maka akan menyulitkan lambung kita untuk mencernah.  

Sedangkan makanan biasa saja yang dikonsumsi akan mengakibatkan kelainan pada lambung.  Kelebihan makanan melebihi kapasitas lambung bisa mengakibatkan mual ataupun sesak napas.  Begitupula makanan yang banyak bercampur dalam lambung juga menyebabkan masalah.  

Jadi sarannya adalah kurangi porsi makan saat memasuki rumah.  Ingat bahwa kelebihan makanan bisa mengakibatkan kelainan lambung dan tubuh akan bereaksi.  

Berapa hal yang harus diperhatikan supaya tubuh tetap sehat saat lebaran.  Diantaranya minum air putih yang banyak.  Tujuannya supaya makanan yang kita minum cepat larut sehingga keluar dari dalam tubuh.  Tentu saja yang diharapkan keluar adalah sari-sari makanan yang berbahaya.  

Baca juga :

Comments